Puisi (Sakit) Jiwa

Senja Pengasingan

awan merah bertaruh dengan warnanya
meyusuri samar lentera malam
rumput menunduk berdo’a memohon
angin berhenti menarik nafas

luruh warna mentari berpijak di ujung daun
menari gemulai gambarkan kegalauan
daun jatuh membawa keresahan
lelah jiwa berpijak bumi

embun tertidur dalam buaian
bermimpi indah mengambang
berkeping, jatuh terkapar

mentari mengintip
tenggelam tanpa bisa melawan
menghilang
lenyap di balik hangat kabut membungkus

(solo, 6 Desember 2006)

Manusia di Tepian

melewati masa senja
menatap sekarat cahaya
menengadah mengharapkan kabut
tertunduk menginjak debu congkak

senja
kembali tanpa jeda
memaki mega hitam
mencaci rajutan kelam

aku
menyeret kaki tanpa peduli
mencabik harapan yang gundah
berlari mencari ujung langit
bermimpi meraih pelangi

aku
menggenggam bara kemarahan
membungkus dendam
bagai sekam terbakar angkara

aku
tercabik pisau penghinaan
tersayat pedang penghabisan
tergores
darah menetes
jiwa menangis
raga membisu
menembus kisi misteri

(solo, 6 Desember 2006)

Iklan

5 Responses to Puisi (Sakit) Jiwa

  1. Virgo says:

    Kayaknya dari hati bangat ni. Ciptaan siapa? Ismail marzuki? Mantap bangat..
    Nilai 8 deh

    • winant says:

      puisi ini hasil coretan sendiri
      ketika senja teringat ibu
      pingin pulang tapi gak ada duit

      lucu juga…..
      udah gede pinginya dekat terus sama ibu

  2. rizalihadi says:

    Senja menggambarkan irama
    sebagai pertanda
    bahwa kita pernah ada…
    puisinya bagus, om. tapi lebih baik kalau postingnya satu-satu, ga sah sekalian gini

    • winant says:

      tenkyu atas usulanya
      sebenernya kemaren sudah terlintas dalam pikiran
      dalam kebimbangan akhirnya diunggah semua……

      ok…. nanti tak edit

  3. 'Ne says:

    salam..
    diksinya bagus ya, saya kalau bikin puisi bahasanya standar banget hehe..
    saya suka yang ‘manusia di tepian’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: