Surat Kepada Sahabat

zzzMungkin sudah berapa kali aku mem_backspace setiap kalimat yang sudah terketik begitu panjang, susah payah jari-jemari mencoba menari diantara keyboard dan menyatukan huruf demi huruf, tapi kenapa masih saja serasa tertawan haruskah kulanjutkan atau….( terhenti terdiam)…mengamati keluar jendela sejenak untuk melihat kawanan awan,tersenyum dan sedikit melambaikan tangan kepada angin yang terlihat bergegas untuk melaksanakan tugasnya, ..

Baiklah mungkin bukan saatnya keharusan tulisan itu untuk dibaca…tulisan untuk dimaknai …atau tulisan untuk dimengerti…..meski kata yang tercoret itu dianggap hanya sebuah nyanyian yang tak merdu ataupun ingatan yang akan terlupa seketika itu juga..biarlah ….biarkanlah aku mencoba mengingat sesuatu yang pernah terlupa itu, menyanyi meski tak merdu, menulis meski aku tak kan pernah mengerti…Bukanlah saatnya tidak menghargai sebuah tulisan…meski hanya tulisan yang kutemukan didapur ketika hendak menggoreng tempe yang terbungkus selembar kertas..yang entah hanya beberapa kata yang masih tersisa ,entah hanya selembar halaman yang terpisah dari kawannya.,ataupun kata yang mulai samar terkena air fermentasi tempe..biarlah aku mengapresiasikannya…!
baca lebih lanjut